Mungkin manusia yang sedang diciduk KPK, menjadi tersangka di pengadilan atau telah tervonis dan menjalani hukuman adalah manusia yang beruntung. Karena, mereka sedang diberi waktu untuk mengevaluasi dan memperbaiki diri sebelum waktu ujian di dunia ini berakhir. Seperti yang kita tahu, amalan manusia dihitung pada akhir hidupnya. Apakah saat itu tiba, kita sedang beriman kepada Allah SWT atau tidak. Dan berhubung kita tidak tahu kapan kita akan berakhir...well i should know what i should always do.
Maka celakalah saya. Korupsi kecil-kecilan, tanpa merasa bersalah dan terus bertumpuk sepanjang waktu.
Korupsi waktu.
Saya memang bukan pegawai 9-6 lagi yang harus merasa bersalah kalau saya lagi bengong depan gambar. (atau setidaknya bos saya tidak akan bersalah lagi karena tidak membayar overtime pegawainya :D). Korupsi saya adalah solat tidak tepat waktu dengan alasan kegerahan (kadang juga karena ngambek akibat permintaan belum juga dikabulkan Allah), membiarkan el menonton tivi sementara saya asik sendiri, atau telat memulai memasak bahkan gak sama sekali untuk orang rumah karena gak mood.
Dan berubah itu sulit sekali.
Astaghfirullahaladzim.
