yak bos, siram aja teruuuuusssssssss!!!
tapi jangan tagih kerjaan asli eike yeeeeeeee
capedeeeee
Tampilkan postingan dengan label padepokan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label padepokan. Tampilkan semua postingan
2.2.11
taun baru (lagi)
"Kan gw udah bilang ama bokap lo Ta. Om, klo nanti waktu umur 33 saya belum dapat istri, saya sama Okta aja ya Om"
Sigh...Ya Allah. Semoga saya tiba2 dapet uang semilyar. *doa orang teraniaya
???
Loh, Ta? kok doanya bukan doa dipertemukan dengan calon suami siiiiihh?*toyordirisendiri
***
Eh kata Vebri, Tahun Kelinci itu tahun yang baik buat para Tikus untuk menikah lhooo...
Saya sih shionya babi. *toyordirisendirilagi
***
Ooooow....pantes saya pemalas...habis shionya babi sih.... *lagi2toyordirisendiri
***
Ngomong2, klo hujan di malam taun baru imlek itu membawa keberuntungan lho. Yuk pulang hujan2an *toyorterus
Sigh...Ya Allah. Semoga saya tiba2 dapet uang semilyar. *doa orang teraniaya
???
Loh, Ta? kok doanya bukan doa dipertemukan dengan calon suami siiiiihh?*toyordirisendiri
***
Eh kata Vebri, Tahun Kelinci itu tahun yang baik buat para Tikus untuk menikah lhooo...
Saya sih shionya babi. *toyordirisendirilagi
***
Ooooow....pantes saya pemalas...habis shionya babi sih.... *lagi2toyordirisendiri
***
Ngomong2, klo hujan di malam taun baru imlek itu membawa keberuntungan lho. Yuk pulang hujan2an *toyorterus
25.1.11
have a great today!
20.1.11
Scorpio girl bikin Scorpion Plan
Hampir jam setengah delapan malam.
Japa : "Lu lembur apaan sih Ta?!" *mendekat ke meja Okta
Okta : "....." *meringis karena ke gap sedang mencoret2 denah Kabaka dilayar komputer saya dengan brush warna merah.
Japa : "Astagaaaa kirain ngapain. Malah bikin lobster!".
Okta : "Ini bukan lobster! Ini scorpion!" *manyun
Japa : "Mana ada scorpion bantet gitu! Ciri khasnya nya tuh di ekornya sama capitnya. "
Okta : "Kan belum selesaaaaaaaaaaiiiiiiiiii...."
Beberapa menit kemudian setelah membuka googledotcom dan mencari gambar scorpion.
Okta : "Japa! Japa! sini deh! Liat...udah mirip kalajengking kaaaaann?" *menunjuk gambar yang sudah ditambahi ekor dan kaki
Japa : "......iya deh...." *muka datar

Iya kan teman-teman?? udah mirip kalajengking kan??
Eh kalajengking kakinya berapa sih?
Japa : "Lu lembur apaan sih Ta?!" *mendekat ke meja Okta
Okta : "....." *meringis karena ke gap sedang mencoret2 denah Kabaka dilayar komputer saya dengan brush warna merah.
Japa : "Astagaaaa kirain ngapain. Malah bikin lobster!".
Okta : "Ini bukan lobster! Ini scorpion!" *manyun
Japa : "Mana ada scorpion bantet gitu! Ciri khasnya nya tuh di ekornya sama capitnya. "
Okta : "Kan belum selesaaaaaaaaaaiiiiiiiiii...."
Beberapa menit kemudian setelah membuka googledotcom dan mencari gambar scorpion.
Okta : "Japa! Japa! sini deh! Liat...udah mirip kalajengking kaaaaann?" *menunjuk gambar yang sudah ditambahi ekor dan kaki
Japa : "......iya deh...." *muka datar

Iya kan teman-teman?? udah mirip kalajengking kan??
Eh kalajengking kakinya berapa sih?
19.1.11
13.1.11
fanash...!
Kantor baru saya H O T banget!!
Yep. Selesai liburan akhir tahun kemarin, saya mulai bekerja di gedung baru. Dua puluh menit ke selatan dari lokasi kantor lama. Walaupun cuma duapuluh menit, keadaan cuaca sungguh berbeda. Saya yang biasa kedinginan sekarang jadi lebih sering mengeluh kepanasan. Semoga ini lebih karena memang sedang musim hujan yang membuat udara semakin lembab. Atau karena kerjaan konstruksi masih dilakukan disana-sini. Atau mungkin hot karena 'biang hot' lagi sering bikin panas suasana. Aaaaaaahhhhh *kipas-kipas
Tapi ada yang lebih saya senangi dari kantor baru saya ini. I have daylight! Huhuuuuuuyyyy. Suka deh tinggal di daerah tropis! Meja saya yang lama memang luas dan strategis, tetapi letaknya nyempil sehingga terkadang siang hari pun harus menyalakan lampu.
Dan senangnya adalah saya kebagian posisi meja seperti yang saya inginkan. Jauh dari jendela! Baik jendela depan atau jendela samping. Pokoknya dari tempat duduk, saya gak bisa langsung melihat ke arah jendela. Sepertinya bos saya bisa membaca jalan pikiran saya, padahal waktu itu saya cuma pesen, saya mau duduk di sisi galeri saja. hahaha.
Eh udah tahu kan kalau saya ini penakut abis untuk urusan 'invisible creature'-'invisible creature'an? Studio terletak di lantai dua dan berhadapan dengan rimbunnya pepohonan. Saya agak ngeri membayangkan kalau ketika saya harus ngelembur sampai tengah malam dan sendirian. Apalagi, konon kabarnya lokasi kantor saya itu berada di tempat yang 'energi'nya besar berhubung dulu pernah ada pancuran kuno disitu. Hiiiii.
Makanya saya gak mau bekerja sambil melihat jendela walaupun view hijau ke sungai dan sawahnya ajip. Kalau lagi pengen liat hijau2an saya tinggal tengok kiri ajah. Kayak begini nih. Taraaaaa......
Enaknya lagi kalau pas ada semilir angin berhembus. Tsaaaahhhh
Kadang saya heran, kok bisa2nya ya saya yang penakut abis ini bisa tinggal di Bali yang merupakan ladangnya 'yang kasatmata2' itu. Terus, jenis pekerjaan saya juga tipe yang mengharuskan bekerja sampai hari gelap kala harus kejar target. Hmmmm..... *toyor Okta Hari ini saja, yang merupakan lembur resmi pertama saya di kantor baru ini, saya diledekin Japa waktu saya mau ke kamar mandi yang letaknya di lantai bawah dan berada di sisi lain bangunan, jauh dari anak tangga. (Bos, gabisa taruh kamar mandi lebih jauh lagi apa yak?T_T) . "Yakin gak mau ditemenin Ta? Yakiiiin???" katanya berulang-ulang. (Eh, sebenernya dia ngeledek atau benar2 menawarkan bantuan sih? Soalnya dia pernah nge-gap saya nangis akibat mati lampu waktu saya dulu jadi tetangga kamar kosnya. Duh, saya kalo dipikir-pikir saya childish banget yak?) Pasrah deh! Semoga saya jadi termotivasi biar gak sering-sering lembur. Huff!
Yep. Selesai liburan akhir tahun kemarin, saya mulai bekerja di gedung baru. Dua puluh menit ke selatan dari lokasi kantor lama. Walaupun cuma duapuluh menit, keadaan cuaca sungguh berbeda. Saya yang biasa kedinginan sekarang jadi lebih sering mengeluh kepanasan. Semoga ini lebih karena memang sedang musim hujan yang membuat udara semakin lembab. Atau karena kerjaan konstruksi masih dilakukan disana-sini. Atau mungkin hot karena 'biang hot' lagi sering bikin panas suasana. Aaaaaaahhhhh *kipas-kipas
Tapi ada yang lebih saya senangi dari kantor baru saya ini. I have daylight! Huhuuuuuuyyyy. Suka deh tinggal di daerah tropis! Meja saya yang lama memang luas dan strategis, tetapi letaknya nyempil sehingga terkadang siang hari pun harus menyalakan lampu.
Dan senangnya adalah saya kebagian posisi meja seperti yang saya inginkan. Jauh dari jendela! Baik jendela depan atau jendela samping. Pokoknya dari tempat duduk, saya gak bisa langsung melihat ke arah jendela. Sepertinya bos saya bisa membaca jalan pikiran saya, padahal waktu itu saya cuma pesen, saya mau duduk di sisi galeri saja. hahaha.
Eh udah tahu kan kalau saya ini penakut abis untuk urusan 'invisible creature'-'invisible creature'an? Studio terletak di lantai dua dan berhadapan dengan rimbunnya pepohonan. Saya agak ngeri membayangkan kalau ketika saya harus ngelembur sampai tengah malam dan sendirian. Apalagi, konon kabarnya lokasi kantor saya itu berada di tempat yang 'energi'nya besar berhubung dulu pernah ada pancuran kuno disitu. Hiiiii.
Makanya saya gak mau bekerja sambil melihat jendela walaupun view hijau ke sungai dan sawahnya ajip. Kalau lagi pengen liat hijau2an saya tinggal tengok kiri ajah. Kayak begini nih. Taraaaaa......
Enaknya lagi kalau pas ada semilir angin berhembus. TsaaaahhhhKadang saya heran, kok bisa2nya ya saya yang penakut abis ini bisa tinggal di Bali yang merupakan ladangnya 'yang kasatmata2' itu. Terus, jenis pekerjaan saya juga tipe yang mengharuskan bekerja sampai hari gelap kala harus kejar target. Hmmmm..... *toyor Okta Hari ini saja, yang merupakan lembur resmi pertama saya di kantor baru ini, saya diledekin Japa waktu saya mau ke kamar mandi yang letaknya di lantai bawah dan berada di sisi lain bangunan, jauh dari anak tangga. (Bos, gabisa taruh kamar mandi lebih jauh lagi apa yak?T_T) . "Yakin gak mau ditemenin Ta? Yakiiiin???" katanya berulang-ulang. (Eh, sebenernya dia ngeledek atau benar2 menawarkan bantuan sih? Soalnya dia pernah nge-gap saya nangis akibat mati lampu waktu saya dulu jadi tetangga kamar kosnya. Duh, saya kalo dipikir-pikir saya childish banget yak?) Pasrah deh! Semoga saya jadi termotivasi biar gak sering-sering lembur. Huff!
1.12.10
just sometimes
"Sometimes, I don't know what you're doing."
Yeah boss, sometimes I don't know what I'm doing too..*sigh
Yeah boss, sometimes I don't know what I'm doing too..*sigh
21.9.10
tips
If you want your boss stop 'annoying' you, I have a good tips. Just put image below as your computer's wallpaper.
Magically, it worked well on me for the last months. However, i didn't intend to put it there for countering my boss for the first time. (Boss, if you read this, trust me, the image is for something else. I have a life, you know :p)
But today, I planned to put it down. As you might know, sometimes your state of mind is developed by the mantra you regularly tell to yourself. And me... at the moment... I don't really like to be reminded that I'm sad.
Hell care!
Ps 1 Image is found somewhere here. Tried to trace the creator, but couldn't find it :(
Ps 2 Who's face is that anyway?
Magically, it worked well on me for the last months. However, i didn't intend to put it there for countering my boss for the first time. (Boss, if you read this, trust me, the image is for something else. I have a life, you know :p)But today, I planned to put it down. As you might know, sometimes your state of mind is developed by the mantra you regularly tell to yourself. And me... at the moment... I don't really like to be reminded that I'm sad.
Hell care!
Ps 1 Image is found somewhere here. Tried to trace the creator, but couldn't find it :(
Ps 2 Who's face is that anyway?
Label:
daily life,
padepokan,
penting-gakpenting
1.7.10
bodoh
KYAAAAAAAAAAAAAA Saya ke-gap! Ketahuan kalau kerajinan.... T_T.
Gak lagi2 deh. Pokoknya saya menyesal habis-habisan.
Okta, P U L A N G !!
*pengen joging
Gak lagi2 deh. Pokoknya saya menyesal habis-habisan.
Okta, P U L A N G !!
*pengen joging
Label:
arsitektur|desain|hidup,
daily life,
padepokan
26.6.10
Balada Pisang Goreng
7pm-ish
Niat melembur. Membersamai mPri yang berniat pulang, saya memindah motor dari halaman parkir keluar dari pintu gerbang agar ga direpotkan oleh ritual kunci-mengunci pintu kala nanti saya mau pulang. Tiba-tiba, jrengjrengjreng, saya menemukan pisang goreng seplastik sedang tergantung di motor saya.
Saya : Pri, ini sapa yang taruh?
Pri : Gatahu.
Berhubung jelas-jelas pisang goreng itu diletakkan di motor saya, saya simpulkan pisang goreng itu memang diperuntukkan bagi saya. Lagipula, sudah tidak ada orang lain lagi selain saya yang masih nangkring di padepokan.
Pikir saya : Ah baik bener nih yang beliin. Tau aja saya emang harus lembur (Idih padahal memang trend ngelemburnya memang lagi di saya T_T *nangis sedih).
Pikir saya selanjutnya : Awawaw saya punya secret admirer yang perhatian! T_T *nangis terharu.
Pikir saya lagi : Cuman, secret admirer nya agak bodoh juga yak. Kenapa gak dikasih langsung aja? Udah keluar duit beli pisang goreng, eh gak dapat credit pula. ckckck *kembali ke mode gak perduli
Berhubung perut saya memang sudah krucukkrucuk, tanpa pikir panjang lagi, habislah pisang goreng - pisang goreng itu di mulut saya. Nyamnyam.
Hari berikutnya.
9am-ish
Saya : Veb, elu yang kemaren sore beliin gw pisang goreng, trus lu taruh di motor gw yah?
Santi : (menyambar obrolan) Wah, itu kemarin ada di motor saya. Saya gak tahu milik siapa, terus saya pindah saja ke motornya Okta.
Haaaaah...jadi aslinya bukan buat gw? Sedih, ga jadi punya secret admirer...
Vebri : Ah iya itu aku liat pisang gorengnya ngegantung di motor. Tadinya mau ikat Pilo di dekat situ, cuma takut nanti pisang gorengnya disambar Pilo!
Haaaaah...jadi pisang gorengnya bukan fresh lagi??
Saya : Trisna kali ya yang beli, lalu salah taruh??
(masih berharap setidaknya pemilik aslinya adalah orang yang dikenal)
Santi : Bukan juga. Sudah saya tanya. Kan kemarin Trisna pulang bareng sama saya.
Kyaaaaaaaaaaaa!
Pri : Coba di cek,Okta! Sekarang kamu berbinar-binar kalau pas sedang melihat siapa? Siapa tahu ada jampi2nya..
Aaaaaaaaaa...tidaaaaaaak! Jadi menyesal. Asal makan gak pakai mikir T_T
Saya : (berpaling ke Japa yang baru saja datang) Eh, Jap! Ummm.... *mengurungkan niat bertanya
11am-ish
Saya : Pak Made! Pak yang beli pisang goreng kemarin, terus salah taruh di motornya bu Santi?
P.Made : Ah, ngapain? Kalau saya yang beli pasti sudah saya makan duluan!
Ah iya juga sih. Lagipula, Pa Made kan jarang jajan. Waduh!
12pm-ish
Saya : Bu Wayaaaaaaaaan, Ibu beli pisang goreng trus lupa dibawa pulang ya kemaren??
B. Wayan : Oh itu! Saya juga liat kemarin di halaman samping. Tapi gak tahu itu siapa punya....
Mbok Made dan Parti pun juga menggelengkan kepala tandanya gak tahu menahu siapa pemilik aslinya.
Jrengjreeeeng! Orang dapur gak ada satupun yang tahu. Makin gak jelas nih! dan makin menyesal, kemaren main makan aja.... *melangkah ke meja makan dengan gontai (lebay)
Tiba-tiba Sangade muncul. Aha!
Saya : Sangade, tahu gak kemaren pisang goreng di halaman samping punya siapa?
Sangade : Oh itu punya Dogi! Kemarin lupa bawa dia!
Saya : Aaaaaaaaaaah! *lega
Pri : Gimana, Okta? Sekarang kalo lihat Dogi, ada bintang-bintang di matamu gak?
Saya : :-|
6pm-ish
Saya : Dogiiiiiiiiiiiii....*melihat Dogi muncul dan tanpa ada bintang yang terlibat Pisang gorengmu kemaren aku yang makan!
Dogi : Ah iya iya. Gak pa pa. Saya juga lupa.
Saya : Itu kemarin belinya jam berapa?
Dogi : (sambil mikir) Pagi.
Saya : Hah? Udah dari pagi?
Dogi : (masi sambil mikir) Eh siang!
Saya : Siang?
Dogi : Eh pagi ding! (mikir lagi) Pokoknya di hari yang sama itu saya belinya....
Saya : (mengingat-ingat. kemarin bukannya sempat hujan beberapa jam ya??) .....
Duh, tiba-tiba perut saya jadi mules....
Niat melembur. Membersamai mPri yang berniat pulang, saya memindah motor dari halaman parkir keluar dari pintu gerbang agar ga direpotkan oleh ritual kunci-mengunci pintu kala nanti saya mau pulang. Tiba-tiba, jrengjrengjreng, saya menemukan pisang goreng seplastik sedang tergantung di motor saya.
Saya : Pri, ini sapa yang taruh?
Pri : Gatahu.
Berhubung jelas-jelas pisang goreng itu diletakkan di motor saya, saya simpulkan pisang goreng itu memang diperuntukkan bagi saya. Lagipula, sudah tidak ada orang lain lagi selain saya yang masih nangkring di padepokan.
Pikir saya : Ah baik bener nih yang beliin. Tau aja saya emang harus lembur (Idih padahal memang trend ngelemburnya memang lagi di saya T_T *nangis sedih).
Pikir saya selanjutnya : Awawaw saya punya secret admirer yang perhatian! T_T *nangis terharu.
Pikir saya lagi : Cuman, secret admirer nya agak bodoh juga yak. Kenapa gak dikasih langsung aja? Udah keluar duit beli pisang goreng, eh gak dapat credit pula. ckckck *kembali ke mode gak perduli
Berhubung perut saya memang sudah krucukkrucuk, tanpa pikir panjang lagi, habislah pisang goreng - pisang goreng itu di mulut saya. Nyamnyam.
Hari berikutnya.
9am-ish
Saya : Veb, elu yang kemaren sore beliin gw pisang goreng, trus lu taruh di motor gw yah?
Santi : (menyambar obrolan) Wah, itu kemarin ada di motor saya. Saya gak tahu milik siapa, terus saya pindah saja ke motornya Okta.
Haaaaah...jadi aslinya bukan buat gw? Sedih, ga jadi punya secret admirer...
Vebri : Ah iya itu aku liat pisang gorengnya ngegantung di motor. Tadinya mau ikat Pilo di dekat situ, cuma takut nanti pisang gorengnya disambar Pilo!
Haaaaah...jadi pisang gorengnya bukan fresh lagi??
Saya : Trisna kali ya yang beli, lalu salah taruh??
(masih berharap setidaknya pemilik aslinya adalah orang yang dikenal)
Santi : Bukan juga. Sudah saya tanya. Kan kemarin Trisna pulang bareng sama saya.
Kyaaaaaaaaaaaa!
Pri : Coba di cek,Okta! Sekarang kamu berbinar-binar kalau pas sedang melihat siapa? Siapa tahu ada jampi2nya..
Aaaaaaaaaa...tidaaaaaaak! Jadi menyesal. Asal makan gak pakai mikir T_T
Saya : (berpaling ke Japa yang baru saja datang) Eh, Jap! Ummm.... *mengurungkan niat bertanya
11am-ish
Saya : Pak Made! Pak yang beli pisang goreng kemarin, terus salah taruh di motornya bu Santi?
P.Made : Ah, ngapain? Kalau saya yang beli pasti sudah saya makan duluan!
Ah iya juga sih. Lagipula, Pa Made kan jarang jajan. Waduh!
12pm-ish
Saya : Bu Wayaaaaaaaaan, Ibu beli pisang goreng trus lupa dibawa pulang ya kemaren??
B. Wayan : Oh itu! Saya juga liat kemarin di halaman samping. Tapi gak tahu itu siapa punya....
Mbok Made dan Parti pun juga menggelengkan kepala tandanya gak tahu menahu siapa pemilik aslinya.
Jrengjreeeeng! Orang dapur gak ada satupun yang tahu. Makin gak jelas nih! dan makin menyesal, kemaren main makan aja.... *melangkah ke meja makan dengan gontai (lebay)
Tiba-tiba Sangade muncul. Aha!
Saya : Sangade, tahu gak kemaren pisang goreng di halaman samping punya siapa?
Sangade : Oh itu punya Dogi! Kemarin lupa bawa dia!
Saya : Aaaaaaaaaaah! *lega
Pri : Gimana, Okta? Sekarang kalo lihat Dogi, ada bintang-bintang di matamu gak?
Saya : :-|
6pm-ish
Saya : Dogiiiiiiiiiiiii....*melihat Dogi muncul dan tanpa ada bintang yang terlibat Pisang gorengmu kemaren aku yang makan!
Dogi : Ah iya iya. Gak pa pa. Saya juga lupa.
Saya : Itu kemarin belinya jam berapa?
Dogi : (sambil mikir) Pagi.
Saya : Hah? Udah dari pagi?
Dogi : (masi sambil mikir) Eh siang!
Saya : Siang?
Dogi : Eh pagi ding! (mikir lagi) Pokoknya di hari yang sama itu saya belinya....
Saya : (mengingat-ingat. kemarin bukannya sempat hujan beberapa jam ya??) .....
Duh, tiba-tiba perut saya jadi mules....
27.4.10
Huh!
Dear Diary,
Ini adalah hari dimana saya teriak ngomel keras-keras setelah telepon dari klien guru saya tutup. Saya tidak akan meminta maaf atas kelakuan buruk saya yang tiba-tiba dan bikin heboh satu padepokan itu. Saya kesal sekali. Pokoknya saya catat baik-baik di kepala apa yang klien guru saya itu bilang di telepon, bahwa **** ***** ******** ***** ****** **** (sori, harus disensor:D). Dan gak akan pernah saya lupa! Huh!
Ah sudahlah! Saya mau tidur saja.
Ps. Dikiranya guru saya, saya lagi marah2 ke klien soalnya saya teriak2nya masih pake basa inggris. Hihihi keren banget ya saya? bisa nyerocos ngomel2 pake basa inggris *bangga
Ps lagi. Kata teman2 saya, guru saya itu bilang 'I'm happy' waktu dengar saya marah-marah dari ruangan sebelah. Saya jadi agak bingung. Sebenarnya, saya yang sudah mulai tidak waras atau guru saya yang memang aneh?
Lagi2 Ps. Kata adik saya, saya juga pernah loh ngelindur pake basa inggris. *Halah!pentiiiiiiiiiiiiing
Ini adalah hari dimana saya teriak ngomel keras-keras setelah telepon dari klien guru saya tutup. Saya tidak akan meminta maaf atas kelakuan buruk saya yang tiba-tiba dan bikin heboh satu padepokan itu. Saya kesal sekali. Pokoknya saya catat baik-baik di kepala apa yang klien guru saya itu bilang di telepon, bahwa **** ***** ******** ***** ****** **** (sori, harus disensor:D). Dan gak akan pernah saya lupa! Huh!
Ah sudahlah! Saya mau tidur saja.
Ps. Dikiranya guru saya, saya lagi marah2 ke klien soalnya saya teriak2nya masih pake basa inggris. Hihihi keren banget ya saya? bisa nyerocos ngomel2 pake basa inggris *bangga
Ps lagi. Kata teman2 saya, guru saya itu bilang 'I'm happy' waktu dengar saya marah-marah dari ruangan sebelah. Saya jadi agak bingung. Sebenarnya, saya yang sudah mulai tidak waras atau guru saya yang memang aneh?
Lagi2 Ps. Kata adik saya, saya juga pernah loh ngelindur pake basa inggris. *Halah!pentiiiiiiiiiiiiing
16.12.09
kapan lulus?
.
"Now, the exercise are proportion, language, beauty."
See, who said I'm working here? Working people do assignment, not exercise. :))
"Now, the exercise are proportion, language, beauty."
See, who said I'm working here? Working people do assignment, not exercise. :))
8.12.09
hawa tidak sehat
Saya baru saja menyadari fakta yang mencengangkan tentang jumlah hari libur saya di tahun 2009 ini.
17 hari libur agama/nasional.
12 hari jatah cuti pribadi
02 hari cuti tambahan (hadiah setelah mengerjakan edan2an suatu proyek yang bukan sekup saya)
05 hari jatah liburan akhir tahun
Total saya mendapat 36 hari libur. Belum termasuk jumlah hari ijin tidak masuk kerja karena sakit. Dan ngomong-ngomong saya juga libur di hari Sabtu dan Minggu tiap pekannya.
Subhanallah, banyak sekali. Saya t-e-r-k-e-j-u-t !!
Maksud saya. Kalau jumlah hari libur saya lebih banyak daripada rata-rata jumlah liburan orang Kanada, Norwegia, Taiwan, US, Hongkong, Singapur, Islandia, Belanda, Korea Selatan, Jerman, Belgia, Swiss, Australia, Denmark, Jepang, dan bahkan lebih banyak daripada teman-teman saya pada umumnya, lalu kenapa saya masih tetap begini-begini aja. Tidak ada peningkatan berarti dalam hidup saya. Banyak libur, banyak kemalasan. Ck ck ck.
..duh hawa liburan akhir tahun sudah datang nih.
*jatah cuti saya masih tiga hari ni. boleh disimpen buat tahun depan gak ya?
17 hari libur agama/nasional.
12 hari jatah cuti pribadi
02 hari cuti tambahan (hadiah setelah mengerjakan edan2an suatu proyek yang bukan sekup saya)
05 hari jatah liburan akhir tahun
Total saya mendapat 36 hari libur. Belum termasuk jumlah hari ijin tidak masuk kerja karena sakit. Dan ngomong-ngomong saya juga libur di hari Sabtu dan Minggu tiap pekannya.
Subhanallah, banyak sekali. Saya t-e-r-k-e-j-u-t !!
Maksud saya. Kalau jumlah hari libur saya lebih banyak daripada rata-rata jumlah liburan orang Kanada, Norwegia, Taiwan, US, Hongkong, Singapur, Islandia, Belanda, Korea Selatan, Jerman, Belgia, Swiss, Australia, Denmark, Jepang, dan bahkan lebih banyak daripada teman-teman saya pada umumnya, lalu kenapa saya masih tetap begini-begini aja. Tidak ada peningkatan berarti dalam hidup saya. Banyak libur, banyak kemalasan. Ck ck ck.
..duh hawa liburan akhir tahun sudah datang nih.
*jatah cuti saya masih tiga hari ni. boleh disimpen buat tahun depan gak ya?
28.10.09
uups jam berapa ini??
Sebenarnya, yang bikin stress bukanlah:
...bos yang hobi teriak-teriak, rewel, sulit dimengerti, berbeda selera dan hobi memberi serangan maghrib.
...konsumsi waktu yang super yang mengakibatkan autisme mendadak, tercoret dari peta sosial kemasyarakatan, lupa makan, lupa bayar tagihan, lupa nonton televisi.
...pengeringan otak akibat terlalu banyak membaca hal-hal yang alurnya tak pernah sama karena adanya seribu satu kiblat lalu bolak balik berpikir keras di seputaran itu-itu saja.
...terkurasnya tenaga, rontoknya badan, pusingnya kepala.
Yang bikin stress adalah, ketika pada menit-menit terakhir, saya mendapati bahwa apa yang baru saja saya kerjakan ternyata hasilnya jelek. J E L E K!! U G L Y!! Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.
*dan saya masih saja terheran-heran ketika tahu bahwa angka bunuh diri arsitek itu rendah*
...bos yang hobi teriak-teriak, rewel, sulit dimengerti, berbeda selera dan hobi memberi serangan maghrib.
...konsumsi waktu yang super yang mengakibatkan autisme mendadak, tercoret dari peta sosial kemasyarakatan, lupa makan, lupa bayar tagihan, lupa nonton televisi.
...pengeringan otak akibat terlalu banyak membaca hal-hal yang alurnya tak pernah sama karena adanya seribu satu kiblat lalu bolak balik berpikir keras di seputaran itu-itu saja.
...terkurasnya tenaga, rontoknya badan, pusingnya kepala.
Yang bikin stress adalah, ketika pada menit-menit terakhir, saya mendapati bahwa apa yang baru saja saya kerjakan ternyata hasilnya jelek. J E L E K!! U G L Y!! Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.
*dan saya masih saja terheran-heran ketika tahu bahwa angka bunuh diri arsitek itu rendah*
4.9.09
ngeyelnya tukang ngeyel*
.
Disini tuh yang paling pendiem Okta lagi...
T_T Jap, mau gw traktir apa? terserah elu deh.banyak juga boleh. *terharu
...tapi tetep, yang paling ngeyel tu juga Okta.
:-| Traktirannya g.a.k.j.a.d.i!
**tuh kan, udah gw akui kalo gw ngeyelan
Disini tuh yang paling pendiem Okta lagi...
T_T Jap, mau gw traktir apa? terserah elu deh.banyak juga boleh. *terharu
...tapi tetep, yang paling ngeyel tu juga Okta.
:-| Traktirannya g.a.k.j.a.d.i!
**tuh kan, udah gw akui kalo gw ngeyelan
11.7.09
cit cit ciiiiiit
Waaa..perut sudah buncit, pipi sudah tembem. Kebanyakan makan. (Males olahraga, pula. habis, Ubud dingin sih :D)Padahal ya, di kamar saya itu jarang banget ada makanan. Paling cuma ada roti tawar atau instant oatmeal. Rice cooker ga ada, apalagi microwave. Kompor pun adanya kompor listrik yang lamanya, naudzubillah, bikin hasrat masak mi instan pun hilang.
Usut punya usut, sepertinya yang bikin saya mengalami penyakit chubbyperutdanpipi adalah masakan Bu Wayan, koki padepokan. Masakannya yang selalu festive, ditambah akhir-akhir ini jumlahnya yang melebihi biasanya (berhubung penghuni padepokan yang semakin sedikit saja>.<).
Contohnya adalah hari ini. Hari jumat. Menurut kebiasaan, menu hari jumat itu seharusnya menu praktis, misalnya spagheti+salad, fettuchini, mie goreng atau nasi goreng. Tapi hari ini, menunya, bujubune, full karbohidrat! Makanan utama adalah nasi putih (karbohidrat nomer satu). Lauknya ayam tumis paprika, bakwan udang (bakwan>>terigu>>karbohidrat) dan urap bayam campur tauge (my favo). Masih ditambah springroll tahu (dibungkus kulit pangsit>>terigu>>karbohidrat) plus sambel kecap. Tambahannya ada kerupuk (kerupuk dibuat dari terigu kan??karbohidrat!). Naahhh..makanan penutupnya adalah campuran jagung manis rebus dengan susu kental manis dan keju. Halahhalah..dessertnya saja karbohidrat lagi. Gimana saya ga tambah ndut.
Yang penting masih bisa makan. Bersyukur Alhamdulillahirobbilalamin.
Btw, hari ini saya makan springroll empat biji sendiri :D. Yang membuat perut tetap penuh sampai pulang ke rumah. Untunglah, saya ngelembur yang membuat terlalu malam untuk nongol makan malam bersama di Mangdu.
:: Ta, Okta, kalau bangun pagi, jangan balik tidur lagi duonk. O.L.A.H.R.A.G.A. ::
9.7.09
catatan ketinggalan : efisiensi
Guru saya memang benar-benar pakar efisiensi. Benar-benar hal penting yang harus saya pelajari! Tapi ke-efisiensi-annya kali ini benar-benar membuat saya gemas.
Pembicaraannya kurang lebih seperti ini.
+ Did you go to see Maternich chapel?
++ No.
+ Too bad. That's my favourite.
++ You didn't tell me. I didn't have enough time. I have to blablabla this and blablabla that. And I have to travel 60km to go there only to see a small building. Blablabla..dst.
Saya ingin berteriak. Aaaargh... booossss, do not ever see an architecture object by its quantity, especially when it comes about Zumthor's Maternich! It's the one that you must touch the texture yourself to be able to feel the space, then you'll see how genius this man are. I'm dying to feel it by myself.
Tapi, mungkin ya, memang saya ditakdirkan untuk melihatnya lebih dulu dari Anda sih...:p
Pembicaraannya kurang lebih seperti ini.
+ Did you go to see Maternich chapel?
++ No.
+ Too bad. That's my favourite.
++ You didn't tell me. I didn't have enough time. I have to blablabla this and blablabla that. And I have to travel 60km to go there only to see a small building. Blablabla..dst.
Saya ingin berteriak. Aaaargh... booossss, do not ever see an architecture object by its quantity, especially when it comes about Zumthor's Maternich! It's the one that you must touch the texture yourself to be able to feel the space, then you'll see how genius this man are. I'm dying to feel it by myself.
Tapi, mungkin ya, memang saya ditakdirkan untuk melihatnya lebih dulu dari Anda sih...:p
catatan ketinggalan : sunset lover
10.6.09
serangan otak
"komentarmu yang kemaren akurat semua loh, Ta!"
Hadoh! Saya sudah mulai berpikir seperti Cheong Yew Kuan. Saatnya resign.
Hadoh! Saya sudah mulai berpikir seperti Cheong Yew Kuan. Saatnya resign.
23.4.09
push! puSH! PUSH!
guys, please!
guys, please!
guys, please!
guys, please!
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaargh!
guys, please!
GUYS, PLEASE!
ehem, beg your pardon sir, does anybody realize that we have a girl here??
guys, please!
guys, please!
guys, please!
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaargh!
guys, please!
GUYS, PLEASE!
ehem, beg your pardon sir, does anybody realize that we have a girl here??
Langganan:
Postingan (Atom)


