24.2.11

lelah

Hiccup, would you lend me your shoulder for a while..?

please?

13.2.11

tanya


Apakah saya sudah melewatkan sesuatu?

6.2.11

kepalakentang

Namanya juga arsitek. Kemana lagi jalan-jalan kalau bukan melihat 'karya arsitektur'. Dan yang jadi sasaran saya, Vebri dan Japa kali ini adalah PotatoHead. Sebuah beach club baru di kawasan Seminyak. Tempat ini sudah ada dalam daftar kunjung saya semenjak saya tahu bahwa interiornya dikerjakan oleh desainer yang sama yang (pernah) mengerjakan bangunan yang sedang saya kerjakan di kantor.

Saya jatuh cinta dengan bangunan ini pada pandangan pertama. Kulit bangunannya terbuat dari jendela bekas (atau tampak bekas?) berbagai ukuran yang ditata dengan rapi jali! Saya membayangkan betapa pusingnya mengumpulkan jendela2 dengan gaya yang sama (fix louver yang klasik) sebanyak itu, lalu menata dan menyambungnya satu persatu.

Apa yang sukai selanjutnya adalah sekuens sirkulasi yang dibentuknya. Ruang sempit untuk satu pejalan kaki. Yang pertama adalah ketika masih diluar bangunan. Overflow air di atas dinding semen ternyata bisa menciptakan refleksi yang cantik.

Yang kedua, ketika menuju meja concierge. Lorong kurvanya terasa menyenangkan. Sesuatu yang berbeda dengan apa yang biasa saya kerjakan sehari-hari.

Sebenarnya saya agak kecewa ketika di ujung lorong kurvanya. Tidak ada suatu kejutan yang berarti selain halaman yang luas dengan laut di ujung pandangan. Entah kenapa ruang disitu tidak terbangun dengan sempurna. Endingnya kurang 'meledak'!

Tempat yang menurut saya adalah tempat utama, digunakan untuk bar, yang menurut saya menjadi kurang maksimal karena di tempat tersebut pengunjung bisa menikmati sunset yang paling indah.

Ada bar kedua yang menurut saya lebih pas. Ditempatkan di sayap kanan bangunan, tetap dengan view lautnya.

Secara umum, saya lebih suka sekuens awal bangunan ini dibanding ruang2 untuk fungsi utamanya. Meskipun begitu, saya menyukai sentuhan2 kecil seperti lampu di atas.

Juga dinding tanaman di ujung kolam ini. Efeknya seperti 2D, padahal aslinya mempunyai kedalaman.

Oh ya, teman saya memesan ini. Lucu ya tampaknya. Sayang saya gak boleh ngicip karena ada alkoholnya :(.


Dan yang lebih menyenangkan adalah, ada si lucu Syahran yang sedang hobi berjalan yang bergabung di sore itu. Errr....maksudnya yang sebelah kiri yak! Untung hari masih sore. Tapi tolong yaaa, jangan bawa balita Anda waktu tengah malam. Kadang2 ada ajep2nya sih :D.

Ngomong-ngomong, kepala kentangnya sebelah mana sih??! :D

2.2.11

taun baru (lagi)

"Kan gw udah bilang ama bokap lo Ta. Om, klo nanti waktu umur 33 saya belum dapat istri, saya sama Okta aja ya Om"

Sigh...Ya Allah. Semoga saya tiba2 dapet uang semilyar. *doa orang teraniaya

???

Loh, Ta? kok doanya bukan doa dipertemukan dengan calon suami siiiiihh?*toyordirisendiri


***


Eh kata Vebri, Tahun Kelinci itu tahun yang baik buat para Tikus untuk menikah lhooo...

Saya sih shionya babi. *toyordirisendirilagi


***


Ooooow....pantes saya pemalas...habis shionya babi sih.... *lagi2toyordirisendiri


***


Ngomong2, klo hujan di malam taun baru imlek itu membawa keberuntungan lho. Yuk pulang hujan2an *toyorterus

1.2.11

pelangi kemarin sore


Pelangi setelah hujan kemarin sore mengingatkan saya kembali pada satu hal. Bahwa hidup manusia sejatinya adalah seperti sebuah roda yang berputar. Kadang di atas, kadang di bawah. Setelah ada kesulitan, tentu ada kemudahan. Jika ada kegembiraan, tentu sungguh adil bila ada kesedihan. Jika merasa miskin, berusahalah untuk mencapai kekayaan karena sesungguhnya Tuhan telah mempersiapkan kekayaan bagi orang2 yang mau 'memutar roda'nya. Jika merasa sakit, maka berjuanglah untuk mencapai kesembuhan karena di tangan-Nya tak ada yang mustahil.

Maka saya perlu menggarisbawahi kembali dalam kehidupan saya, perlunya bersyukur dan bersabar.

Seperti saat Musa yang telah mempersiapkan tujuh tahun musim pacekliknya setelah tujuh tahun musim jayanya. Setelah tujuh tahun paceklik itu, Mesir tentu dilimpahi kesuburan kembali.

Seperti Ayub AS dan Rahma yang dilimpahi keturunan, rezki dan kesehatan yang kemudian diuji-Nya dengan kehinaan, penyakit dan kemiskinan. Dan dikembalikannya mereka berdua ke dalam kondisi mulia setelah ujian tersebut dilalui penuh kesabaran.

Seperti Steve Jobs yang berhasil mendirikan Apple dan lalu ditendang keluar dari perusahaan yang telah dibesarkannya tersebut. Pada akhirnya, dia berhasil kembali ke Apple dengan kerjakeras dan cara yang terhormat sehingga Apple kini menjadi lebih besar dari sebelumnya.

Maka apalah di dunia ini yang perlu saya khawatirkan. Saya cuma perlu pasrah. Kerja keras saja tok, gak perlu banyak cingcong protes melulu! Apapun hasilnya, sudah ada Yang Mengatur! Lapang ataupun sempit, akan datang bergantian seperti roda yang berputar.

Seperti pelangi setelah hujan, penuh warna yang memberi indah pada mendung di latarnya.

Kemarin sore masih Januari, hari ini sudah Februari :)