29.1.09

it's a compliment, folks!

Kata Steve teman saya, seseorang adalah cerminan dari lima orang teman yang dekat dengannya. Saya (pada saat menulis post ini) akan mengartikannya secara harafiah.

Dari steve, saya belajar untuk rapi dan terorganisir, tetapi saya juga belajar untuk menjadi orang aneh.
Dari Mpri, saya belajar untuk berbagi, tetapi saya juga belajar untuk menjadi jayus.
Dari Japa saya belajar untuk selalu bertanggung jawab, tetapi saya juga belajar untuk menjadi hiperbolis dan hiperaktif.
dari Sasha, saya belajar untuk pintar mencari celah2 berbicara, tetapi saya juga belajar untuk jadi tukang 'mencoba'.
Dari Kuan (sebenernya orangnya lagi ga ada, tapi hantunya selalu ada, makanya ditulis disini juga) saya belajar untuk mencintai profesi saya, tetapi saya juga belajar untuk bersumpah serapah.
oh ya, satu lagi ga boleh ketinggalan. Dari Cik saya belajar untuk tekun dan telaten. tapi sori ya Cik, saya ga mau ketularan hal2 sisanya darimu.

hihihi. lumayan. klo lagi ada yang protes tentang diri saya yang rusak parah, saya tinggal lemparin balik aja ke semua yang ada di dekat saya sebagai alasan. (Booo!!)

oh ya, saya menulis posting pribadi ini di jam kerja saya. k-o-r-u-p-s-i-w-a-k-t-u. 'saya lagi pusing' itu pembelaan saya. btw, klo kerusakan yang satu ini (korupsi waktu dan jadi tukang ngeyel) memang dari saya pribadi, saya tidak akan melemparkannya pada orang2 di sebelah saya. Tapi klo mereka ketularan saya, berarti saya termasuk hitungan teman dekat mereka. Hore!!

ps.It's a compliment to meet all of you folks!

24.1.09

yup M! i realize i live in paradise..

Padepokan itu memang surga bagi anjing-anjing. Lihat perbandingan dua anjing dari ras yang sama dibawah ini.

Yang di sebelah atas adalah anjing liar yang saya temui di jalan menuju padepokan. Kurus, kotor, kumal. Sedangkan, yang di bawah adalah si Lanang, jagoan penunggu padepokan. Kalau saja saya tidak ingat bahwa dia punya kecenderungan untuk menggigit siapapun yang mendekatinya, saya akan sering memeluk si guling super bulat berkaki ini. bo'ong ding!

Karena itu, saya juga mau menyampaikan bahwa saya ikut merasa berduka cita pada si Putih yang akhir-akhir ini ngiler berat setiap kali mengamati kerupuk-kerupuk yang saya makan (krauk..krauk..!!). Semangat Putih! Semoga dietnya cepat berhasil! :D

22.1.09

hormat saya

Untuk teman yang darinya saya selalu belajar untuk bersikap ksatria : SAYA MEMINTA MAAF. Saya cuma manusia kampung yang tak pernah mengadakan acara bbq dan saya tidak suka diingatkan betapa saya ini kurang 'wanita' karena itu berarti orang lainlah (dan bukan diri saya sendiri) yang akan mendefinisikan harus jadi wanita seperti apa saya ini.

Dan saya benci bahwa saya tahu anda benar.

21.1.09

let what you love be what you do

Saya baru saja menuntaskan pembicaraan dengan teman lama dan menuliskan poin di bawah ini karena merasa perlu sebagai catatan pengingat saya pribadi (dan harus saya publikasikan agar saya merasa malu jika tak menaatinya).

Saya jarang berbicara dengannya, walau begitu di beberapa obrolan terakhir yang jarang ini beliau selalu bertanya pada saya tentang kapan saya melanjutkan sekolah lagi (dan kapan saya mau kawin :D). Dan saya di kejauhan cuma tertawa-tawa saja.

Bukan, saya bukannya tidak mau sekolah lagi. Akal sehat saya selalu menyuruh saya untuk kembali ke bangku kuliah, belajar lebih dalam lagi, ke tingkat yang lebih tinggi lagi. Bukan urusan duit yang memang saya ga punya (dan memang uang harusnya bukan jadi penghalang untuk kembali kuliah). Yang saya belum punya adalah KEINGINAN untuk kuliah itu sendiri. (Tolong jangan kasihani saya)

Saya tidak ingin alasan saya untuk esdua adalah karena prestise biar tidak kalah dengan teman-teman saya yang sekolah esdua sampai menempuh jarak setengah belahan bumi. Saya juga tidak ingin ‘biar gampang jadi pns aka dosen’ jadi alasan juga. Atau karena saya sudah semakin tua, umur makin pendek , saya harus segera esdua?? Itu gak adil. Atau biar ga kalah pintar dengan bangsa Yahudi?? hem..saya lebih suka kata 'cerdas' ;)

Saya belum ingin esdua. Atau kalau mau dirasionalisasi, saya cuma belum punya pertanyaan-pertanyaan yang membuat saya merasa harus kembali ke bangku kuliah untuk mencari jawabnya. (Dan percayalah, tidak mempunyai pertanyaan-pertanyaan ini membuat saya jauh lebih stress daripada sekedar “saya-belum-esdua” karena itu artinya saya belum terlatih untuk melihat ‘apa yang salah’)

Saya merasa mengenal diri saya sendiri. Bahwa MELAKUKAN SESUATU TANPA MELIBATKAN HATI ITU LEBIH SULIT. Melanjutkan mengerjakan sesuatu yang saya tidak suka itu sangat painful. Tapi kalau semuanya dikerjakan dari hati dan pakai jiwa, hasilnya pasti akan WOW! Dan saya ingin saya melanjutkan sekolah lagi dengan segenap hati dan jiwa saya sehingga saya tidak akan melakukannya dengan penuh kesia-siaan. Tulisan di botol shower gel yang jadi kegemaran saya sekarang pun mendukung itu. PASSION SHOULD BE THE FIRST INGREDIENT OF EVERYTHING YOU DO. (begitu juga dalam urusan kawin, teman..)

Jadi, tugas saya sekarang adalah terus MENCARI PERTANYAAN-PERTANYAAN tak terjawab itu. Kalau saya lalai, tolong pukul kepala saya keras-keras!

Ps. Ayah, maafkan saya yang bandel ini karena belum ingin mendaftar jadi pe-en-es maupun do-sen. semoga itu tidak dihitung durhaka :)

another sunset moment


Akhir minggu yang cerah sekali, setelah berhari-hari sebelumnya badai menjadi makanan sehari-hari. Patut untuk kita rayakan dengan berjalan-jalan :D. Kali ini engga ke mall, tapi ke sebelahnya mall. Tepatnya hutan mangrove. Heran ya ada mangrove di sebelah mall??

Di hutan mangrove ini sudah dibangun jalur pejalan kaki yang berujung di pemandangan pelabuhan Benoa di seberang. Karena sudah nyaman, maka mangrove yang lebat engga berkesan menyeramkan, apalagi perginya rame2. Jadi waktu kami kemalaman, hari sudah gelap ketika kami masih di ujung hutan dan menjadi pemilik motor-motor terakhir yang parkir di parkiran pintu masuk, saya tetep tenang-tenang aja. Ga takut ga takut ga takut *cengengesan

Ada apa saja di kawasan ini?? Jalur yang ada akan membawa kita ke ke dalam hutan, melihat dari dekat bermacam vegetasi yang ada, mulai dari bibit sampai tumbuhan dewasa. Kalau jeli kita bisa menemukan kawanan ketam dan bermain-main dengan mereka (kalau kita mendekat, mereka buru-buru masuk lubang :D). Kalau hobi mancing, boleh nongkrongin dek disitu seharian. Selain itu bisa naik ke menara pandang setinggi sepuluh meter dan melihat ke kawasan sejauh mata memandang. Atau sekedar nongkrong di dermaga, nungguin sunset sambil menikmati pelabuhan di seberang sana juga bisa. Satu lagi pelajaran, kalau kita memelihara lingkungan, kita-kita juga kok yang akan menikmati hasilnya.

Saya mau balik lagi ah ke hutan ini. Sepertinya asik jadi tempat cari inspirasi. :D

12.1.09

i'm practically working in the middle of nowhere

Pagi ini saya jatuh! (literally!) Dan hal itu perlu dicatat disini karena ini adalah peristiwa jatuh dari motor yang pertama kali terjadi pada saya setelah rekor bersih tanpa kecelakaan saya bertahan selama 20 bulan semenjak saya pertama kali tinggal di Bali (dan rekor itu mengalahkan semua orang yang satu station dengan saya di padepokan, huahahaha! *puas). Sayangnya penyebab jatuhnya konyol banget.

Jadi critanya begini. Hujan badai di akhir minggu kemarin itu sukses membuat jembatan Tibekauh amblas (bukan ambrol). Satu jembatan utuh beserta penyangga di bagian barat dan timur itu amblas jatuh ke bawah sampai ke kedalaman dimana orang yang berdiri di pinggir longsoran pun tidak bisa melihat batang hidung si jembatan itu (Terbayang seberapa dalam sungainya?). Praktis, jalan desa yang biasanya saya lewati untuk menuju tempat kerja tak bisa digunakan. Terpaksa pagi tadi saya harus melewati jalan memutar lain melewati pasar yang berarti saya harus menyediakan waktu ekstra sepuluh menit untuk berangkat kantor.

Rute baru berangkat kerja ini lebih indah, sawah di kanan kiri, sekaligus menantang. Lumpur, rumput, kerikil, aspal rusak, semen, semua macam jalan tipe 'ga rata' tersedia disini. Kalau habis hujan, berasa lagi off road. TKP saya sendiri adalah pada ruas jalan yang terbuat dari plat beton di sisi kanan kirinya dan dibagian tengahnya dibagi oleh satu ruas ditumbuhi rumput. Jalan itu hanya cukup untuk satu mobil, atau dua motor berlawanan arah. Sebelah kiri, jauh dibawah, adalah sungai, sebelah kanan selokan tanah.

Nah, waktu itu ada bapak tua berjalan di depan, membelakangi saya. Karena saya memakai motor, maka saya berbaik hati untuk mengalah. Sayalah yang pindah jalur ke ruas beton sebelah kanan. Saya merasa ga masalah untuk pindah ke kanan, toh saya sudah melakukan beberapa manuver yang sama sebelumnya dengan mulus. Taaaaapiiiiii, ternyata itu keputusan yang bodoh! Saya dan motor terpeleset di tengah, di jalur lumpur yang licin dan tak terlihat karena tertutup oleh rumput yang rimbun. Motor jatuh ke kanan, dan saya? langsung nyebur selokan. HUAAAAA! blank! Dan si bapak bengong, sama sekali engga nolongin saya.

Lucunya adalah, yang basah dan kotor hanyalah bagian tubuh sebelah kanan, dari atas sampai bawah. Jadi ketika saya melanjutkan perjalanan, saya terlihat baik-baik saja dari sisi sebelah kiri, tapi terlihat seperti lumpur mengendarai motor dari sebelah kanan. hahaha.

Ga bisa duonk saya duduk kerja seharian sambil basah-basah di pantat. Saya pinjam saja kain yang biasa dipakai untuk sembahyang dari Bu Wayan. Saya jemur celana panjang saya (T_T) dan menggantinya dengan kain. Bat bet bat bet diikat pun beres! Hari ini resmi saya kerja mengenakan kain, plus menahan diri untuk engga banyak minum karena repot harus copot kain tiap mau pipis. Hihihi .. asik juga pake kain. Berasa jadi wanita Bali :D

Akan membutuhkan waktu yang lama untuk membangun jembatan baru. Membuat saya harus berkarib dengan rute baru ini untuk beberapa waktu ke depan. Jadi, pelajaran hari ini cukup ya Okta! Jangan terulang lagi. Atau kamu harus terpaksa menyimpan stok kain dulu di kantor.

11.1.09

kali ini ga ngantuk

Malam tadi saya nonton Under The Three (trims untuk Bince atas tiket gratisan premiernya^^). Saya cuma mau bertanya pada GN: Pas riset, dimana si nemu pria Bali yang guanteng plus tidak agresif seperti Maryun itu?? hihihi

(btw, klo lagi ketemu banyak bintang pilem, baru ketahuan deh siapa yang norak *kedip mata kanan)

10.1.09

Ini nih yang bikin gawean numpuk!

The problem of working as an architect of luxurious thing is that I never really feel the luxury before.

Setengah hari kerja ini yang saya kerjakan adalah jalan-jalan. Bukan jalan-jalan hura-hura lho, tapi jalan-jalan arsitektur. Niatnya adalah menambah perbendaharaan rasa akan ruang. Objeknya? Ya apa lagi kalau bukan resort dan hotel. Di Bali cuma ada itu *sedih

Gak gampang untuk mengunjungi tempat private komersil seperti hotel dan resort dengan alasan keilmuan. Jadi alasan yang kami berlima gunakan adalah untuk inspeksi. Di tempat yang satu adalah inspeksi untuk menginap dan di tempat yang lain adalah inspeksi untuk wedding. Kami engga bohong, empat orang dari kami berlima ini memang berniat mengadakan pesta pernikahan, cuma belum pasti tanggal dan pasangan menikahnya hihihi. (Dan kalau orang kelima ini mau mengadakan pesta pernikahan lagi, ya sok atuh *kedip2)

Secara keseluruhan, semua tempat yang kami temui saya beri nilai ‘so-so lah’. Hehehe ego saya-bisa-membuat-lebih-bagus-lagi dalam diri saya memang ga pernah bisa hilang, walau jarang terbukti juga.. :D

Satu yang menarik. Di salah satu sudut sebuah hotel, di ujung anak-anak tangga teratas, kami menemui rumbai-rumbai dari balok kayu ringan. Pertamanya terlihat seperti dipasang tidak pada tempatnya (walau jatuhnya bagus juga). Diketahui kemudian bahwa tujuannnya adalah agar pengguna tangga tidak kejedot balok penghias di atasnya yang memang jadi berukuran rendah di anak tangga paling atas. Logikanya, jika memasang sesuatu di bawah balok rendah ini, praktis orang akan menghindar untuk lewat tepat di bawahnya.

Engga, saya tidak bertujuan menghujat sang arsitek yang lalai dengan membuat sudut kisi balok yang tajam disini (Saya tahu kok pusingnya mengatur agar semuanya sempurna di rumah sangat sederhana sekalipun, apalagi di kompleks sebesar itu ;) ). Saya cuma mau menggaris-bawahi bahwa solusi apapun dari arsitek itu bisa sesederhana mungkin. Dan bermain-main dengan aspek psikologis pengguna itu lebih menyenangkan daripada harus membobol ulang balok penghias itu kan?

Ngomong-ngomong, tanggal 12 januari 2009 ini, menurut kalender Cina, adalah hari baik untuk menikah. Masih ada waktu dua hari lagi persiapan untuk yang belom punya tanggal untuk menikah. Tapi, saran saya, jangan mengadakan pesta pernikahannya di The Bale. Sudah kami tanyakan: fully booked! :p

8.1.09

a geek not in pink

WWHHHAAAATTTT???!!!! jason mraz's finally concerting in Indonesia???

nonton-engga-nonton-engga-nonton-engga-nonton-engga-nonton-engga-nonton-engga-nont... *ngitung kancing [soalnya ga punya duit buat diitung:( ]

7.1.09

now what??

woalah, gaweane kok dolanan wae to mbakyuuu.. mbok pisan2 tumindak sik mutu sethihik!!

3.1.09

demi...

Naomi tiba2 mengusulkan trekking ke puncak Batur Sabtu ini. Mungkin keracunan saya yang baru-baru ini keinginan bergunung ria di Lombok engga kesampaian (yes!). Saya si ayo2 aja! Belom pernah si…. Dan dari jumlah tiga orang peserta saja pada awalnya tiba-tiba membludak menjadi tujuh orang di hari-H. Asiik…

Malam hari yang cerah membuat perjalanan menyenangkan Tapi, whew, kita kepagian. Sampai di puncak satu setengah jam lebih cepat dari waktu matahari terbit. Jadilah saya menggigil kedinginan karena angin gunung di atas sana. Tapi, semua terbayar ketika matahari mulai menampakkan sinarnya. Aahh… puncak Rinjani memang bikin ngiler.

Tapi, kenapa engga ada yang bilang ke saya sebelumnya bahwa perjalanan ini akan melibatkan berjalan di antara dua jurang??merayap di dinding batu?? meluncur di pasir?? Wuaa… pokoknya saya kasih tips sodara2. Jangan pernah naik gunung dalam keadaan pantat keseleo! Jurang, dinding batu dan pasir akan makin membuatmu menderita. Oh.. pantatku, betisku, tumitku, pahaku…

Jadi gimana Okta, masih mau ke Segara Anakan?? Masih dooonk.. Tapi tunggu ya, saya mau pinjam ‘pintu kemana saja’ dulu ke Doraemon.

2.1.09

ke-ge-er-an

kenapa saya selalu naksir pria-pria yang engga naksir saya dan kenapa saya selalu ditaksir pria-pria yang engga saya taksir???!

::ckckckck sebuah misteri alam yang belum terpecahkan::