Yep. Selesai liburan akhir tahun kemarin, saya mulai bekerja di gedung baru. Dua puluh menit ke selatan dari lokasi kantor lama. Walaupun cuma duapuluh menit, keadaan cuaca sungguh berbeda. Saya yang biasa kedinginan sekarang jadi lebih sering mengeluh kepanasan. Semoga ini lebih karena memang sedang musim hujan yang membuat udara semakin lembab. Atau karena kerjaan konstruksi masih dilakukan disana-sini. Atau mungkin hot karena 'biang hot' lagi sering bikin panas suasana. Aaaaaaahhhhh *kipas-kipas
Tapi ada yang lebih saya senangi dari kantor baru saya ini. I have daylight! Huhuuuuuuyyyy. Suka deh tinggal di daerah tropis! Meja saya yang lama memang luas dan strategis, tetapi letaknya nyempil sehingga terkadang siang hari pun harus menyalakan lampu.
Dan senangnya adalah saya kebagian posisi meja seperti yang saya inginkan. Jauh dari jendela! Baik jendela depan atau jendela samping. Pokoknya dari tempat duduk, saya gak bisa langsung melihat ke arah jendela. Sepertinya bos saya bisa membaca jalan pikiran saya, padahal waktu itu saya cuma pesen, saya mau duduk di sisi galeri saja. hahaha.
Eh udah tahu kan kalau saya ini penakut abis untuk urusan 'invisible creature'-'invisible creature'an? Studio terletak di lantai dua dan berhadapan dengan rimbunnya pepohonan. Saya agak ngeri membayangkan kalau ketika saya harus ngelembur sampai tengah malam dan sendirian. Apalagi, konon kabarnya lokasi kantor saya itu berada di tempat yang 'energi'nya besar berhubung dulu pernah ada pancuran kuno disitu. Hiiiii.
Makanya saya gak mau bekerja sambil melihat jendela walaupun view hijau ke sungai dan sawahnya ajip. Kalau lagi pengen liat hijau2an saya tinggal tengok kiri ajah. Kayak begini nih. Taraaaaa......
Enaknya lagi kalau pas ada semilir angin berhembus. TsaaaahhhhKadang saya heran, kok bisa2nya ya saya yang penakut abis ini bisa tinggal di Bali yang merupakan ladangnya 'yang kasatmata2' itu. Terus, jenis pekerjaan saya juga tipe yang mengharuskan bekerja sampai hari gelap kala harus kejar target. Hmmmm..... *toyor Okta Hari ini saja, yang merupakan lembur resmi pertama saya di kantor baru ini, saya diledekin Japa waktu saya mau ke kamar mandi yang letaknya di lantai bawah dan berada di sisi lain bangunan, jauh dari anak tangga. (Bos, gabisa taruh kamar mandi lebih jauh lagi apa yak?T_T) . "Yakin gak mau ditemenin Ta? Yakiiiin???" katanya berulang-ulang. (Eh, sebenernya dia ngeledek atau benar2 menawarkan bantuan sih? Soalnya dia pernah nge-gap saya nangis akibat mati lampu waktu saya dulu jadi tetangga kamar kosnya. Duh, saya kalo dipikir-pikir saya childish banget yak?) Pasrah deh! Semoga saya jadi termotivasi biar gak sering-sering lembur. Huff!

2 komentar:
makan..makan...
*kantor baru
bukan ane nyang punya kantor baru @__@
Posting Komentar