8.10.09

Rasa

Saya lupa. Tiba-tiba saya merasakan blank yang amat sangat. Tidak hitam pekat, hanya sesuatu yang vivid...dan blur.

Saya sedang membicarakan tahun-tahun hidup saya sebelum hari ini.

Menengok beranda facebook, melihat siapa yang online di messenger, Ame dan Wimba yang baru saja berlalu di pintu depan. Saya merasa berjarak waktu yang panjang dengan aktivitas apapun yang pernah saya lakukan dengan mereka.

Saya tidak bisa mengingat jelas tahun-tahun sekolah dasar saya, tahun-tahun smp, sma, kuliah, bahkan dua tahun terakhir ketika saya tinggal di Bali ini. What did I do in my life?

Seminggu yang lalu, saya ngapain aja sih?

Iya, saya tahu dua minggu kemarin saya ke Jogja. Tapi, apa saja yang saya lakukan di Jogja?

Setahun yang lalu, di tanggal dan bulan yang sama? Saya berbuat apa?? Tak ingat..

Waktu itu relatif, kata Einstein. Baru kini saya memahami artinya. Tahun-tahun itu berjalan sangat cepat, yang padanya saya jarang berhenti sejenak untuk berdiri dan melihat sekitar. I am too ignorant and didn't realize that I am. (I am really sorry for this.)

Saya hanya ingat, suatu ketika saat saya belasan tahun, saya pernah mengajukan permohonan kepada Allah agar saya tidak diberi kemampuan mengingat yang baik setelah saya sebal karena orang yang saya ajak berbicara lupa pernah mengenal saya. Dan kini, Allah, saya menarik kembali permohonan saya. Saya ingin punya kemampuan mengingat yang super >.< . Mulai detik ini dan untuk menit-menit ke depannya, saya mau mengingat apa saja yang saya lakukan.

Saya tahu, menjadi pelupa itu menyenangkan. Setidaknya, seperti yang sudah-sudah, saya akan lupa segala omelan bos saya dengan segera. Saya akan lupa rasa sebal saya pada orang-orang yang berbuat hal-hal yang tidak menyenangkan untuk saya. Saya akan lupa semua kesialan saya dan melanjutkan hidup seperti tak pernah terjadi apa-apa. Tapi, kini, saya sedang ingin mengingat semuanya.

Tiba-tiba saya merasa sendiri. Mengkerut. Saya tidak ingat apa yang saya rasakan di tahun-tahun lalu.

Ah semoga ini hanya efek batuk-pilek yang sudah dua minggu ini tak kunjung hilang juga.

13 komentar:

Anonim mengatakan...

Okta, saya mampirrrr....
Aku juga ngalamin pertanyaan yang sama. udah ngapain aja 25 tahun ini, hehehehe... Pencapaian apa yang udah diraih... Ghees, that made me dizzy... Kalo aku sih cukup mencet PAUSE, do ME TIME, GO SOMEWHERE and CONTINUE TO CLIMB UP...

Cheers

sunett mengatakan...

berhubung diriku mengidap partial memory lost... jadi yaaaa... nggak pa pa deh lupa-lupa dikit ato banyak. :P

dan tentang waktu, kalo belum berlalu memang lama, tapi kalo udah lewat sepertinya it flies away. kan emang karena faktor kitanya.. he he...

Megarini Puspasari mengatakan...

oax.., rajin jg nulis di blognya :)
Waktu ya..., kalo mengingat selama ke jepang ini, sepupu yang tadinya masih TK udah SMP, yang SD udah kuliah, jadi kerasa banget how time flies...
Kalo melihat pisah ma suami seminggu serasa setahun...jadi kerasa wkt jalan ditempat!

cepat dan lambaaaaaaaat. emng bener relatif hehe

tiktok mengatakan...

mangkanya ati2 ma permintaanmu..

mustinya selective partial memory lost controlling (opo meneh iki). jd yg mo diinget inget, yg mo dilupain lupa. klo orang bikin sebel lupain, klo bikin seneng inget2.

klo aku mungkin termasuk Ph.D (permanently brain damaged) sering ngaco semua.

sunett mengatakan...

permanently brain damage = Pb.D??

Permanent head Damage kaleeeee.... :P

kalo kata orang... careful with your wish, it may came true... (not). ;)

tiktok mengatakan...

iyo Net salah yo?? tuh kan sudah terbukti..

sunett mengatakan...

*halah*

okta zaida mengatakan...

Eh ternyata disini ramai..^^

Putex, iya, do-ME-time, memang terbukti ampuh. Cuma herannya, akhir-akhir ini, hal itu tidak seampuh biasanya. humm..

Begitulah yang sering terjadi pada saya Sunett. Kalau sudah berlalu, waktu akan terbang begitu saja. Saya tetap ingin membiarkannya terbang, tapi kali ini 'tidak
begitu saja'.

Hahaha, saya dihitung rajin nulis disini toh, Mega? Terlalu banyak perinthilan di kepala sepertinya.

Mengingat hanya yang mau diingat, melupakan hanya yang mau dilupakan. :) Prakteknya susye Tiktok, bukan robot nih. But, afterall, that's what make us all human, right? (Jangan lupa mengasuransikan itu ente punya kepala:p)



T i m e , my friend, is always be the last thing we have, yet we hardly find it as treasures.

tellmewhat03 mengatakan...

dear....U don't need to think a hell loads of things...

Look at me...been through ev sorrow U can just name it on the wall...but I stand still dear...alone...just play it...play ur mask...

don't have to hide beyond it though, just play it, amterribly sorry that I was in a such big IGNORANCE that I didn't notice ur SEVERE LONELINESS over there...

Muach....miss U for once and all...

okta zaida mengatakan...

Hahaha u highlighted it, that i look so miserable. (did I??)

Thx for coming anyway! and thx for being (quite) fussy on my going-to-work-while-horrible-cough time! love it!

Come again!

tellmewhat03 mengatakan...

anytime dear....I saw U dear....inside out...

see what U like and dislike...
pain and happiness (lack of it)...hehe...

havea grip dear...mi lonelytoo here...with U and fellas over there...it all turns warm on myside....hope Ur sides too...

sure will do the next 'coming'...and fuss on health....hihiy...hell nature

okta zaida mengatakan...

da*n cough!

okta zaida mengatakan...

Astagfirullah