Sebenarnya, yang bikin stress bukanlah:
...bos yang hobi teriak-teriak, rewel, sulit dimengerti, berbeda selera dan hobi memberi serangan maghrib.
...konsumsi waktu yang super yang mengakibatkan autisme mendadak, tercoret dari peta sosial kemasyarakatan, lupa makan, lupa bayar tagihan, lupa nonton televisi.
...pengeringan otak akibat terlalu banyak membaca hal-hal yang alurnya tak pernah sama karena adanya seribu satu kiblat lalu bolak balik berpikir keras di seputaran itu-itu saja.
...terkurasnya tenaga, rontoknya badan, pusingnya kepala.
Yang bikin stress adalah, ketika pada menit-menit terakhir, saya mendapati bahwa apa yang baru saja saya kerjakan ternyata hasilnya jelek. J E L E K!! U G L Y!! Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.
*dan saya masih saja terheran-heran ketika tahu bahwa angka bunuh diri arsitek itu rendah*
28.10.09
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

3 komentar:
katanya yg angka bunuh diri-nya tinggi tuh dokter gigi..
kira2 kenapa tuh??
ga tau gw juga...
Posting Komentar