Masih dalam episode cerita jalan-jalan makan-makan bersama Neng Vebri. Huhuhu I'm gonna miss her. Last week was her farewell party. Hope she'll get better life out there! Good luck Miss!Kali ini mengunjungi sebuah restoran Vietnam di atas Bintang Supermarket Ubud. Sewaktu kami mengunjunginya, tempat ini baru dibuka sehari sebelumnya. Jadi, servisnya belum seratus persen oke. Kami yang lagi super duper lapar, waktu itu harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan pesanan kami. Sempat juga pengunjung yang datang belakangan malah mendapat makanannya duluan. Hiks-hiks. Mulai deh, saat-saat menunggu dipakai untuk lirik2 interior restoran kecil ini.
Secara keseluruhan, saya menyukai ambiencenya. Warnanya biru ke turquoise-an. Enak di mata. Banyak cahaya masuk.
Bahkan disediakan tempat duduk di balkonnya sehingga bisa makan sambil melihat lalu lalang orang di bawah sana. Hanya, saya engga tahu pasti apakah nyaman untuk duduk di sana, berhubung balkonnya super sempit.
Saya naksir hood lampu gantungnya yang terbuat dari caping petani Vietnam! Lebih halus daripada caping2 yang biasa saya temukan disini. Tolong, ingatkan saya untuk membawa pulang satu jika lain kali saya ada kesempatan buat jalan2 ke Vietnam ya!
Saya juga naksir tanaman dalam toples ini! Cuma berupa selembar dua lembar daun, namun di ujungnya tumbuh akar langsung. Waktu saya tanya, mereka mendatangkannya langsung dari Vietnam. Huuuuh rasanya pengen ngantongin satu, trus bawa pulang deh *toyorOktaOh ya, saya juga naksir finishing kursi di background itu. Let's bookmark it!
Truuuss, saya naksir alas meja saya. Kolase keramik warna. Bukan barang baru sih. Tetapi saya suka perpaduan warnanya. Potongan-potongannya juga terlihat lebih 'mikir' dibanding bagaimana penjual di Tegalalang biasa membuat produknya.
Pesanan Veb datang duluan. A bog bowl of something. Slurp slurp.Mana nih punya saya?
Taraaaa, akhirnya makanan saya yang judulnya dalam bahasa aneh yang sudah tidak saya ingat pun datang! Dan reaksi saya adalah "Hah, cuma begini doang??". Hahaha. Maklum, laper abis plus nunggu lamak! So, ketika yang datang adalah bihun beras plus lumpia udang ala Vietnam maka saya pun jadi pengen pingsan *nguk.Tapi, tetep enak kok, Bu! Suer! (hihihi, antisipasi kali2 ibu pemilik restonya mampir ke halaman ini. biar saya gak dituntut:D) Rasanya sedikit berbeda. Agak asam. Mungkin, masakan Vietnam memang begitu kali ya. Cuman.... kurang buanyak! Yaaah ga sebanding lah sama harganya. FYI, saya menghabiskan sekitar 50rb untuk makan siang saya kali ini.
Tapi serius deh. Memang kurang banyak! Buktinya, bule yang tadinya duduk makan di belakang kursi saya sewaktu di dalam restoran, saya dapati dia tengah makan lagi di warung nasi campur yang juga ada di kompleks supermarket. Buahahaha...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar