10.8.09

ohmaigot!

Saya sedang kapok 'mengatai-ngatai' orang, karena saya baru sadar bahwa pelan-pelan saya menjadi mereka.

situasi nomer satu.

Ibu saya, hobinya bercerita tiada henti. Semua hal diceritakan, termasuk semua cerita memalukan tentang saya (atau setidaknya hal-hal yang saya anggap memalukan). Kalau sedang arisan, atau juga sewaktu sedang bertemu kerabat dan handai taulan, beliau bisa berbicara panjang lebar tentang cerita keluarga yang seringnya saya tanggapi dalam hati dengan :"Mami....stop it, please."

Momen 'ngeh' saya adalah dalam sebuah perjalanan bermobil belum lama ini yang didominasi oleh orang-orang yang baru saya kenal. Seseorang diantaranya tiba-tiba berseru "Kok tiba-tiba diem, Ta?" yang membuat saya sadar bahwa sedari tadi saya tak berhenti mengoceh sepanjang perjalanan. Ohmaigot, I become my mother!

situasi nomer dua.

Si Yuyah, yang dulu membantu Ibu saya di rumah sewaktu saya masih kecil, hobinya berbicara sendiri, atau lebih tepatnya ngomel-ngomel dalam intonasi yang tidak jelas. Beliau bisa tiba-tiba meracau sambil menunjuk-nunjuk udara kosong seperti sedang memarahi orang yang tak jelas penampakannya. Dan saya sering sekali menganggapnya gila.

Lalu, akhir-akhir ini sering sekali terjadi adegan dimana orang-orang disekitar saya bertanya "Hah?? Apa Ta? Kamu ngomong apa tadi?" yang kemudian saya jawab dengan "Engga kok, aku ngomong sama diriku sendiri!". Ohmaigot, nona, berpikir itu pakai otak saja, mulutnya ga perlu ikut-ikutan. Ckckckck Gila!

situasi nomer tiga.

Hobi saya dahulu adalah menanggapi setiap umpatan dengan komentar (dalam batin) "Apaan sih??Kenapa harus mengumpat??Tidak mengumpat kan tidak sulit." Terutama kepada prinsipal saya yang aktivitas mengeluarkan kata f***nya sudah seperti saya ketika sedang ngemil kacang, tidak bisa berhenti.

Dan sekarang, jreng jreng jreng, saya adalah murid dengan nilai tertinggi. Hari ini saja sudah tak tehitung berapa kali saya mengumpat. My vocab is even better. I do even know how to swear in French! p****n d* m***e!!

situasi nomer empat.

Saya pernah bertemu dengan seorang rekan, sebut saja namanya Kenny (bukan nama sebenarnya). Dan hal yang paling menyebalkan dari dirinya adalah sikap soknya yang membuat saya berpikir "Gosh, those bitchy character from 90210 really does exist!" sampai suatu ketika saya sempat mencibir secara pribadi (lagi-lagi cibiran yang saya simpan sendiri) yang intinya : "Owh please, we all know you're from somewhat develop country, but that doesn't make you a princess at all. What a drama queen!"

Yang membuat saya shock adalah, baru-baru ini, seseorang dari kehidupan sehari-hari saya membalikkan kata-kata itu ke saya. "What a Drama Queen!" Ohmaigot,I am Kenny! Pembelaan saya adalah, saya kan bukan drama queen. Cuma kadang-kadang 'heri' aja, HEboh sendiRI. Hehehe

Maka, karena saya kapok, saya kali ini ga mau ikut-ikutan mengutuk Noordin M. Top. Takut tiba-tiba saya menemukan diri saya menggendong ransel berisi bom. Iiih syerem.

Tidak ada komentar: