"gmana bs km yg tinggal di kota hectic itu bs punya hdp yg slow dan ak yg hdp in the middle of nowhere selalu punya hari2 hectic. sungguh tak adil," begitu balasan bernada setengah protes saya melalui pesan pendek kepada teman saya yang tinggal di kota sangat besar dan sebelumnya mengirimkan pemberitahuan bahwa beliau sedang glundang-glundung saja.
Rasanya saat ini saya sedang ingin berdoa semoga kutub magnet bumi bergeser dari poros bumi sehingga bumi berotasi menjadi 25 jam sehari. Atau berharap supermarket menjual alat pengeklon diri. Atau juga otaaaaaaaaaaaak! dimana saya harus membeli otak tambahan?
Haduh. Ide, tulung kunjungi saya :'( *sambil melirik daftar dedlen. Saya sudah mau meledak inih *berlebihan.
Mungkin juga solusinya sebenarnya sederhana. Kurangi makan msg! (Richese nabati kan enaaak:D) rajin olahraga dan berkonsentrasilah. *fufufu Nona Okta, you're too slow. Hop! Hop!
Ah saya ingin mengaku dosa. Sebenernya kehectican hidup saya itu lebih karena saya hobi menunda hal-hal penting dan malah melakukan hal-hal tidak penting. " I'm telling you guys, negligence is a big problem" begitu kata guru saya. Ha..ha.. *cynical laugh. Look who's talking!
18.3.10
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

3 komentar:
biasa itu..
klo nggak deadline emang ga keluar biasanya "ide-ide" yang cemerlang.. hehehe..
glundang-glundung dan hectic mah nggak ada hubungannya dengan kota besar ato hutan belantara.. :)
tp biasanya klo dikerjakan mepet2 tuh hasilnya ga sebagus kalo yg dikerjakan dengan teratur.. :D biasanya lho..
keseringan kepepet bikin orang lebih kreatip ya tik?
jadi penasaran liat isi tesismu :-? hihihi
he..he.. thesis-ku kayak report project.. :))
Posting Komentar