Gak benar2 pagi sih ketika hari berikutnya kami berempat datang kesana. Mendung sepertinya membuat bukit yang biasanya ramai oleh orang2 yang berjalan2, berolahraga, atau sekedar mojok pacaran menjadi sepi. Baru beberapa meter menanjak langsung ngos2an. Tuuuuh kaaan…harus digiatkan lagi latihan fisiknya!!
Tapi salah memang kalau niat berkeringat dicampuri dengan keinginan bawa2 kamera. Buktinya, tiap beberapa meter kami berhenti, jepret sana jepret sini. Kalau gitu caranya..kapan keringatnya keluar……
Tapi memang apa yang ditemui diperjalanan pagi itu keren kooook..
Lihat bukitnya yang cantik.

Perkampungan yang ditemui juga unik.

Tempatnya jadi pas untuk narcis2an.

Komentar Japa keesokan harinya ketika melihat koleksi foto2 narsis ini: “Kok tiap fotonya bagus, pasti engga ada Okta (didalamnya) sih?” Hyaiyyalah..saya yang pegang kamera gitu.. . Eh apa tadi? Fotonya bagus?? Sepertinya saya ada bakat jadi fotografer *ketawaguling2. Nah, keringat saya sudah keluar sekarang, karena guling2 sambil ketawa..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar